Jatuh dan Patah Tulang Berkurang dengan Menggunakan Asupan Susu

Makan lebih banyak protein dan makanan kaya kalsium, seperti susu, yoghurt dan keju, dapat mengurangi kemungkinan jatuh dan patah tulang pada orang tua yang tinggal di fasilitas perawatan perumahan, sebuah studi baru menunjukkan.

Orang dewasa yang lebih tua yang tinggal di fasilitas perawatan lanjut usia, kurang mendapatkan cukup protein dan kalsium, yang dapat menyebabkan tulang lemah, meningkatkan risiko jatuh dan patah tulang, menurut penelitian yang diterbitkan dalam British Medical Journal.

Para peneliti berangkat untuk melihat apa efek kurang mencapainya asupan harian tersebut, yang telah direkomendasikan yaitu kalsium dan protein. Apakah benar akan menyebabkan jatuh dan patah tulang pada orang dewasa yang lebih tua?.

Intervensi pada 7195 penduduk, yang sampai saat itu tidak memenuhi target protein dan kalsium harian, dikaitkan dengan pengurangan resiko. 33% untuk semua patah tulang, 46% untuk patah tulang pinggul dan 11% untuk jatuh.

“Pengurangan resiko relatif untuk patah tulang mirip dengan yang ditemukan dalam uji coba menggunakan terapi obat ampuh untuk meningkatkan kekuatan tulang pada orang tua dengan gejala osteoporosis”, siaran pers University of Melbourne mengatakan.

Para peneliti mengatakan, meningkatkan asupan kalsium dan protein dengan menggunakan makanan olahan susu adalah 'intervensi yang mudah diakses yang mengurangi risiko jatuh dan patah tulang yang biasa terjadi pada orang dewasa yang lebih tua.'

Mengapa protein dan kalsium penting seiring bertambahnya usia?. Kalsium sangat penting untuk mengembangkan tulang yang padat, oleh karena itu, kuat di masa kanak-kanak dan remaja sangat baik. Lebih baik lagi jika kepadatan tulang tersebut dipertahankan hingga dewasa dan usia yang lebih tua.

Seiring bertambahnya usia, tulang kita kehilangan kepadatannya sehingga membuatnya lebih rapuh dan rentan patah. Jika kita tidak makan cukup makanan kalsium, tubuh kita akan mengambil apa yang dibutuhkan dari tulang kita. Makan makanan yang kaya kalsium, protein dan melakukan latihan menahan beban adalah hal yang penting dilakukan sepanjang hidup kita. Agar tulang kita tetap padat dan kuat hingga kita tua.

Asupan harian yang direkomendasikan untuk pria dan wanita di atas 50 tahun adalah 1300mg, yaitu sekitar dua gelas susu yang diperkaya kalsium, satu teko yoghurt dan dua potong keju.

Protein adalah nutrisi yang kita butuhkan lebih banyak seiring bertambahnya usia, idealnya tersebar di semua makanan kita sehari-hari. Hal ini penting untuk menjaga otot kita agar kuat dan dapat mendukung sistem kekebalan tubuh serta penyembuhan luka.

Kelemahan otot, seiring bertambahnya usia, merupakan faktor penyebab jatuh yang besar, jadi mempertahankan kekuatan kita membantu kita tetap mandiri lebih lama.

Direkomendasikan orang berusia di atas 65 tahun makan sekitar satu gram protein per kilogram berat badan. Jadi, seorang wanita 65kg perlu makan 65g protein setiap hari.

Makanan kaya protein termasuk telur, susu, daging, unggas, ikan, tahu, dan kacang-kacangan.

Materi PJOK Bab 7 : Variasi Langkah dan Ayunan Lengan pada Aktivitas Gerak Berirama Bagian 2

B. Variasi Gerak Ayunan Lengan

Dalam senam berirama, ayunan lengan dapat dilakukan dengan alat atau tanpa alat. Apa tujuan ayunan lengan? Tujuan gerakan ayunan lengan ialah menyeimbangkan dan menyelaraskan badan saat bergerak. Bagaimana ayunan lengan dalam senam irama?

1. Ayunan Satu Lengan ke Depan Belakang

Amatilah gerak ayunan satu lengan ke depan belakang seperti Gambar 7.6. Praktikkan gerak seperti gambar tersebut bersama temanmu.

Awalnya, sikap berdiri tegak, melangkah, kedua lengan lurus ke depan. Ayunkan lengan kanan ke depan. Ayunkan lengan kiri ke belakang diikuti gerakan menekuk lutut. Ayunkan lengan kiri ke depan. Ayunkan lengan kanan ke belakang diikuti gerakan menekuk lutut. Lakukan ayunan lengan ini dengan tanggung jawab.

2. Ayunan Satu Lengan ke Samping Kanan dan Kiri

Kamu dapat melakukan dengan gerakan sebagai berikut. Posisi awal berdiri tegak, kedua kaki dibuka selebar bahu, dan kedua tangan ditekuk di depan dada.

• Hitungan 1 dan 3: Ayunkan lengan kanan ke samping kanan.

• Hitungan 2 dan 4: Ayunkan lengan kanan ke posisi seperti semula.

• Hitungan 5 dan 7: Ayunkan lengan kiri ke samping kiri.

• Hitungan 6 dan 8: Ayunkan lengan kiri ke posisi seperti semula.

3. Ayunan Dua Lengan ke Atas dan ke Bawah


Berikut gerakan ayunan dua lengan ke atas dan ke bawah. Posisi awal badan berdiri, kaki dibuka selebar bahu, dan tangan di samping badan.

• Hitungan 1 dan 3: Ayunkan kedua lengan ke atas. Gerakan mengangkat lengan melalui samping badan.

• Hitungan 2 dan 4: Turunkan kedua lengan ke bawah. Gerakan menurunkan lengan melalui posisi badan dan kembali seperti posisi awal.

• Hitungan 5 dan 7: Ayunkan kedua lengan ke atas. Gerakan mengangkat lengan melalui depan badan.

• Hitungan 6 dan 8: Turunkan kedua lengan ke bawah. Gerakan menurunkan lengan melalui depan badan dan kembali seperti posisi awal.

4. Ayunan Dua Lengan ke Depan Belakang

Dari Gambar 7.9, dapat diketahui cara melakukan ayunan dua lengan ke depan dan belakang. Posisi awal, berdiri dan kaki kiri melangkah. Kedua lengan lurus ke depan. Hitungan 1, ayunkan kedua lengan ke belakang. Hitungan 2, ayunkan kedua lengan ke depan. Hitungan 3–4, putar kedua lengan dari bawah di samping badan. Lakukan gerak ini secara berulang hingga delapan kali hitungan.

5. Ayunan Dua Lengan Silang di Depan dan Belakang Badan

Amatilah Gambar 7.10 berikut. Gambar tersebut menunjukkan gerak ayunan dua lengan silang di depan badan.

peragakan gerak ayunan dua lengan silang di depan badan. Gerakan ayunan lengan ini diawali dengan sikap berdiri tegak. Kedua kaki dibuka selebar bahu. Kedua lengan direntangkan di samping badan. Hitungan 1, ayunan kedua lengan menyilang di depan badan. Hitungan 2, ayunkan kedua lengan ke posisi semula. Hitungan 3, ayunkan kedua lengan menyilang di belakang badan. Hitungan 4, ayunkan kedua lengan ke posisi semula. Lakukan gerakan ini secara berulang-ulang.

Penjelasan di atas merupakan variasi gerak dalam aktivitas berirama. Kamu telah mempelajari variasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan. Kamu dapat menguasai keterampilan variasi gerak tersebut jika tekun dan disiplin berlatih. Melalui pembelajaran tersebut, kamu dapat menumbuhkan kreativitas dalam menghasilkan variasi gerak langkah kaki dan ayunan lengan. Kamu juga termotivasi melestarikan budaya daerah melalui aktivitas olahraga.

Rangkuman

1. Aktivitas gerak berirama (ritmik) adalah gerakan yang mengutamakan keserasian gerak dan irama sehingga menghasilkan gerakan yang indah. Contoh aktivitas gerak berirama adalah gerak langkah kaki dan ayunan lengan.

2. Variasi gerak langkah kaki sebagai berikut.

a. Langkah ke depan dan belakang.

b. Langkah ke samping kiri dan kanan.

c. Langkah kaki berkelok-kelok ke depan dan belakang.

d. Langkah ke samping dan menekuk.


3. Variasi gerak ayunan lengan sebagai berikut.

a. Ayunan satu lengan ke depan belakang

b. Ayunan satu lengan ke samping kanan dan kiri

c. Ayunan dua lengan ke atas dan ke bawah

d. Ayunan dua lengan ke depan belakang

e. Ayunan dua lengan silang di depan dan belakang badan Evaluasi

Perokok Aktif, Waspadai Penyakit Bronkitis

Perokok aktif adalah seseorang yang mengkonsumsi rokok secara teratur, meskipun hanya memiliki satu batang rokok dalam sehari. Atau, orang yang  tidak merokok secara teratur serta orang yang akan mencoba merokok, meskipun hanya akan merokok dan tidak terhirup ke dalam paru-parunya.

Sebagai pekerja kantoran di ibu kota, kita disibukkan dengan banyak pekerjaan dan tekanan pekerjaan, terkadang kita tidak bisa lepas dari pengaruh gaya hidup yang tidak sehat, seperti makan fast food, begadang, kurang istirahat, kurang olahraga, merokok, dll.

Akibatnya, beberapa penyakit berbahaya mulai mengintai Anda, seperti penyakit jantung (termasuk serangan jantung), kanker (terutama paru-paru, kandung kemih, dan kerongkongan), impotensi, dan bronkitis. Jika Anda adalah seorang perokok aktif, Anda harus waspada akan efek samping dari seorang perokok aktif, terutama penyakit bronkitis.

Bronkitis adalah peradangan pada selaput lendir saluran bronkial, yang berfungsi untuk memandu udara masuk dan keluar dari jantung. Gejala umum penyakit ini antara lain:

  1. Batuk, dahak, dan lendir yang terus menerus;
  2. Demam yang tinggi;
  3. Sesak napas, bahkan saat melakukan aktivitas ringan;
  4. Nyeri pada dada;
  5. Sering berkeringat dingin;

Ada dua jenis bronkitis, akut dan kronis. Bronkitis akut relatif cepat bereaksi dan sembuh dalam waktu sekitar 3 minggu. Namun, pada perokok aktif, merokok tidak hanya memperlambat proses penyembuhan (karena dapat merusak selaput lendir yang meradang), tetapi juga dapat meningkatkan penyakit akut hingga kronis dengan level yang berbeda.  

Pada saat yang sama, masa pemulihan bronkitis kronis pada pasien yang tidak merokok sendiri berlangsung dari sekitar 3 bulan hingga 1 tahun. Bahkan jika Anda tidak merokok, Anda harus mewaspadai risiko bronkitis jika Anda sering terpapar asap rokok tidak langsung dan polusi udara dari mobil Anda. Bahkan jika Anda berhenti merokok beberapa tahun yang lalu, Anda masih bisa terkena bronkitis.

Kandungan Rokok

Dalam sebatang rokok yang di hisap, dapat mengeluarkan paling tidak empat ribu bahan kimia yang begitu berbahaya, diantara semua zat kimia yang terkandung dalam sebatang rokok ternyata ada beberapa yang paling berbahaya yaitu. 

1. Nikotin dapat menyebabkan ketagian serta merusak jantung dan aliran darah. 

2. Tar dapat menyebabkan kerusakan pada sel paru paru. 

3. Gas CO dapat menyebabkan menurunnya kemampuan darah dalam membawa oksigen, sehingga sel-sel tubuh kita mati.

Bahaya Rokok Bagi Kesehatan

1. Gangguan Kardiovaskular

2. Kerusakan Otak

3. Penyakit Mulut dan Tenggorokan

4. Penyakit Paru-paru

5. Penyakit Lambung

6. Tulang Keropos dan Rapuh

7. Penuaan dini

8. Masalah Organ Reproduksi

9. Gangguan Psikologis

Latihan Modul 4 Pembelajaran 1 Mata Kuliah Perspektif Global

LATIHAN MODUL 4 PEMBELAJARAN 1

  • Dalam kehidupan sehari-hari kebutuhan hidup semakin bertambah, hal tersebut dapat tertutupi dengan kecanggihan teknologi. Perkembangan, kemajuan dan penerapan teknologi untuk melayani kebutuhan hidup, merupakan ciri peningkatan kualitas kemampuan penduduk sebagai sumber daya manusia (SDM).

  • Dampak positif dalam penerapan IPTEK pada kehidupan. Dilihat dari segi koneksi kehidupan yang secara rasial, sosial, ekonomi budaya dan politik dapat dikatakan bersifat majemuk, menyebabkan pula tingkat kepentingan yang berbeda-beda. Begitu pula dari dampak negatif. Beberapa contoh dampak negatif dan positif dalam penerapan IPTEK : (a) Bidang informasi dan komunikasi; (b) Bidang pendidikan; (c) Bidang ekonomi dan industri; (d) Bidang Politik; (e) Bidang sosial dan budaya;

  • Beberapa fenomena dan isu yang terdapat dalam kehidupan sehari-hari yaitu pembangunan, Hak Asasi Manusia (HAM), keluarga berencana, Migrasi, lingkungan, Sumber daya, kematian, kelahiran, kemakmuran, teknologi, kelaparan dan bahan pangan, dll.

  • Penduduk Indonesia dikenal dengan berbagai Ras, Suku, Budaya, dll. Perbedaan yang didasarkan dengan Ras adalah perbedaan warna kulit diantaranya, (a) Ras hitam (Negroid) adalah kelompok penduduk yang memiliki warna kulit hitam/gelap; (b) Ras kuning (Mongoloid) adalah kelompok penduduk yang memiliki warna kulit kuning, (Kuning langsat, sawo matang, dll); (c) Ras putih (Kaukasoid) adalah kelompok penduduk yang memiliki warna kulit putih, yang mendominan Bangsa Barat.

  • Dalam kehidupan sehari-hari banyak kenyataan yang ditemukan baik yang bersifat global maupun tidak. tetapi memiliki pengaruh terhadap kehidupan penduduk. (1) Pengaruh Baik (Positif); (a) Penerapan IPTEK dilihat dari sisi positifny, khususnya dalam bidang pertanian, rekayasa mekanik, pengolahan tanah, dll; (b) Lingkungan dilihat dari sisi positifnya, memiliki banyak manfaat bagi kehidupan masyarakat apabila dijaga dan di lestarikan dengan baik, agar dapat terhindar dari berbagai bahaya; (c) Pembangunan dilihat dari sisi positifnya, dapat memperbaiki kondisi hidup masyarakat, baik kondisi material maupun non material termasuk kebutuhan-kebutuhan fisikal. sedangkan (2) Pengaruh Buruk (Negatif) : (a) Penerapan IPTEK dilihat dari sisi negatifnya, dapat mendatangkan masalah berupa perusakan lingkungan dalam berbagai bentuknya ;  (b) Lingkungan dilihat dari sisi negatifnya, dapat mendatangkan bencana alam jika lingkungan tersebut tidak dijaga dengan baik. (c) Pembangunan dilihat dari sisi negatifnya, dapat menyebabkan pengangguran yang cukup parah bagi penduduk. disebabkan berkurangnya lahan untuk pemukiman penduduk, selain itu pembangunan ini mempersempit pandangan kita akan tempat hijau bagi kelangsungan hidup anak cucu kita nanti.

Transformasi Literasi Keuangan Digital: Analisis Strategis Pengelolaan Finansial di Era Ekosistem Digital Indonesia

Paradigma Baru Literasi Keuangan dalam Arsitektur Ekonomi Digital Indonesia tengah berada di titik puncak transformasi digital yang mengubah...