CONTOH (1) PENELITIAN TINDAKAN KELAS (BAB I)


BAB I
PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Masalah

Perkembangan kurikulum di Indonesia mengalami beberapa kali pembenahan. Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004 yang pernah diterapkan di sekolah dinilai kurang berhasil sehingga dianggap perlu disempurnakan dengan mengeluarkan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 yang mengacu pada UU No. 20 Tahun 2006

Bahwa sistem pendidikan nasional harus mampu menjamin pemerataan kesempatan pendidikan, peningkatan mutu serta relevansi dan efisiensi manajemen pendidikan untuk menghadapi tantangan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global sehingga perlu dilakukan pembaharuan pendidikan secara terencana, terarah dan berkesinambungan.

Diberlakukannya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 memberikan keleluasaan pada sekolah untuk memilih materi pembelajaran yang dapat memberikan pengetahuan yang bermakna dengan menggunakan obyek atau fenomena yang muncul di lingkungan sekitar Siswa sehingga dapat memberikan gambaran tentang pentingnya peranan sains dalam kehidupan sehari-hari. Dan diharapkan dengan adanya Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 2006 SDN 006 Sebatik Barat sebagai penyempurna Kurikulum Berbasis Kompetensi (KBK) 2004, guru dapat mengembangkan kemampuan serta karakteristik Siswa itu sendiri.

Oleh karena itu, dalam pembelajaran sains dapat diciptakan kondisi agar Siswa selalu aktif untuk ingin tahu terhadap permasalahan alam sekitar. Hal Ini sejalan dengan empat pilar pendidikan universal seperti yang dirumuskan oleh UNESCO (Asy’ari: 2006) yaitu learning to know, learning to do, learning to be, dan learning to live together yang menjadikan Siswa harus lebih banyak menggali potensi-potensi yang dimilikinya untuk dikembangkan. Sehingga dengan semakin berkembangnya ilmu pengetahuan dan teknologi, sebaiknya pembelajaran sains di sekolah juga diusahakan agar sejalan dengan atau mengikuti laju perkembangan iptek tersebut.

Dengan adanya inovasi pembelajaran, guru akan mengalami kesulitan untuk mengembangkannya dalam pembelajaran. Begitu juga yang dialami oleh guru sains. Banyak guru sains dalam pembelajarannya masih kurang bervariasi dalam menggunakan pendekatan pembelajaran hal ini menyebabkan hasil belajar Siswa menurun. Sementara untuk menanamkan suatu konsep, terutama dalam bidang sains perlu diterapkan suatu pendekatan tertentu. Sumrall (Asy’ari: 2006) mengungkapkan bahwa salah satu alasan guru kurang menggunakan metode atau pendekatan yang bervariasi disinyalir karena menuntut pemikiran, persiapan, dan pengelolaan kelas yang relatif sulit.

Melalui observasi, lewat hasil observasi dan interview pada guru kelas V SD Negeri 006 Sebatik Barat ditemukan bahwa: guru kurang menggunakan metode yang bervariasi; (2) guru kurang menguasai materi yang akan diajarkan;. Pada Siswa SDN 006 Sebatik Barat ditemukan: (1) Siswa kurang menguasai konsep sains khususnya pada pokok bahasan struktur bumi; (2) Siswa belum aktif dalam proses pembelajaran; (3) Hasil belajar struktur bumi belum 80 % Siswa Mencapai KKM.

Permasalahan di atas terjadi karena kebanyakan guru tidak paham akan konsep dari materi struktur bumi itu sendiri, sehingga guru mengalami kebingungan dalam mengajarkannya. Guru kurang memahami bagaimana mengembangkan pembelajaran yang sesuai dengan tuntutan dan kebutuhan Siswa karena mereka terbiasa mengajar dengan memberikan ceramah sehingga apa yang disampaikan kepada Siswa tidak maksimal. Ditambah lagi kurangnya pengetahuan guru tentang materi yang akan diajarkan. (Syah dalam Usman: 1995)

Pada kenyataan, guru mengajar hanya berpatokan pada apa yang ada dalam buku paket yang diwajibkan untuk seluruh Indonesia. Sementara dengan perkembangan teknologi yang ada sekarang, guru dapat mengembangkan pengetahuannya khususnya pada pembelajaran struktur bumi sehingga hasil belajar Siswa meningkat. Dengan mengetahui struktur bumi Siswa dapat memahami apa yang terkandung di dalam struktur bumi serta dampak yang ditimbulkan bila struktur yang ada dalam bumi mengalami kerusakan.

Keadaan di atas dapat di atasi dengan mengubah pola pengajaran guru yang hanya memberikan ceramah kepada Siswa dengan pola pengajaran menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat (STM) yang di negara Amerika pengembangannya dikenal dengan istilah dalam Bahasa Inggris STS (Science Technology Society). Karena dengan pendekatan ini Siswa dapat berperan aktif dalam pembelajaran dan dapat menampilkan peranan sains dan teknologi di dalam kehidupan masyarakat (Prawiradilaga: 2004). Selain itu juga, pembelajaran dengan menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat dapat meningkatkan hasil belajar Siswa khususnya dalam pembelajaran struktur bumi. Sehingga Siswa dapat menggabungkan ketiganya untuk diterapkan di lingkungan Siswa itu sendiri.

Berdasarkan temuan, peneliti tertarik untuk melakukan tindakan perbaikan dalam pembelajaran struktur bumi melalui Perbaikan Tindakan Kelas (PTK) dengan judul “Peningkatkan Hasil Belajar Struktur Bumi Melalui Pendekatan Sains Teknologi Masyarakat Pada Siswa Kelas V SD Negeri 006 Sebatik Barat”. Dengan menggunakan pendekatan Sains Teknologi Masyarakat, diharapkan dapat mengatasi kesulitan Siswa dalam memahami konsep dan meningkatkan hasil belajar Siswa terhadap pembelajaran struktur bumi.

B. Rumusan Masalah

Berdasarkan latar belakang masalah di atas, rumusan masalah dalam perbaikan ini adalah: Bagaimanakah meningkatkan hasil belajar struktur bumi melalui pendekatan sains teknologi masyarakat pada Siswa kelas V SD Negeri 006 Sebatik Barat?

C. Tujuan Perbaikan

Perbaikan ini dilaksanakan dengan tujuan adalah Mengetahui peningkatan hasil belajar struktur bumi dengan menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat pada Siswa kelas V SD Negeri 006 Sebatik Barat.

D. Manfaat Perbaikan

1. Manfaat Teoretis
a. Melalui hasil perbaikan ini diharapkan guru SD/MI memiliki pengetahuan tentang teori pendekatan sains teknologi masyarakat sebagai salah satu bentuk inovasi pembelajaran di SD/MI.
b. Diharapkan guru SD/MI memiliki teori pembelajaran yang dapat dijadikan acuan untuk meningkatkan hasil belajar struktur bumi.

2. Manfaat Praktis
a. Hasil perbaikan ini diharapkan dapat memperluas pengetahuan guru mengenai pengajaran dengan menggunakan pendekatan sains teknologi masyarakat.
b. Sebagai bahan acuan dan masukan bagi perbaikan selanjutnya dalam upaya meningkatkan pengembangan alternatif pembelajaran sains di sekolah dasar.

Link Bab II ===== disini=====

Materi PJOK : Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Dalam Permainan Bola Besar


C. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Basket

Pada permainan bola basket, setiap regu berebut memasukkan bola sebanyak-banyaknya ke dalam ring basket lawan. Agar dapat bermain dengan baik, kamu harus belajar variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola basket. Gunakan berbagai sumber bacaan agar kamu memahami informasi variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola basket. Kamu juga dapat menggunakan internet untuk mencari informasi. Ingat, gunakan internet hanya untuk kepentingan pembelajaran sekolah. Informasi yang kamu temukan dapat dijadikan sumber belajar.

1. Variasi Gerak Dasar Manipulatif dengan Kombinasi Gerak Dasar Nonlokomotor dalam Permainan Bola Basket

Amatilah gerakan melempar atau mengoper bola dalam permainan bola basket. Melempar bola basket dapat dilakukan dengan dua tangan atau satu tangan. Dalam gerakan ini, kamu dapat melihat adanya variasi gerak dasar manipulatif dengan kombinasi gerak nonlokomotor. 

a. Memegang dan Melempar Bola dengan Meluruskan Lengan

Amatilah Gambar 1.13 dengan cermat. Posisi awal berdiri dengan memegang bola di depan dada. Kemudian, ayunkan lengan dengan melempar bola untuk mengoper bola setinggi dada. Lakukan aktivitas ini bersama temanmu dengan hati-hati.
b. Memegang dan Mengoper Bola Atas dengan Mengayunkan Lengan

Amatilah Gambar 1.14 dengan cermat! Gambar tersebut menunjukkan gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak manipulatif dalam melempar bola melalui atas kepala (overhead pass). Posisi berdiri dengan memegang bola di atas kepala. Kemudian, ayunkan lengan untuk mendorong bola ke arah pasangan. Lakukan bersama temanmu dengan semangat dan hati-hati.
c. Memegang dan Memantulkan Bola dengan Meluruskan Lengan

Amatilah Gambar 1.15 dengan saksama. Gambar tersebut menunjukkan gerak dasar berdiri dan mendorong bola dengan kombinasi mengumpan bola memantul ke lantai (bounce pass). Saat melakukan variasi dan kombinasi gerak dasar tersebut, posisi bola di depan dada. Kedua tangan ditekuk di depan dada sambil memegang bola. Bola didorong ke lantai dengan memantulkan ke arah kanan atau kiri pemain lawan dengan cepat agar bola tidak direbut lawan. Saat mengoper bola, pastikan pantulan bola mengarah tepat ke posisi teman agar mudah ditangkap atau dikuasai. Saat melakukan gerakan mendorong, kaki ditekuk untuk menjaga keseimbangan dan memperkuat dorongan.
d. Memegang dan Melemparkan Bola dengan Meluruskan Lengan

Amatilah Gambar 1.16 dengan saksama. Bagaimana cara melakukan gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerakan manipulatif seperti Gambar 1.16? Carilah informasinya dari buku referensi atau internet mengenai variasi dan kombinasi gerak dasar dalam mengoper bola menggunakan satu tangan di atas kepala (javaline pass).

2. Variasi Gerak Nonlokomotor dengan Kombinasi Gerak Manipulatif

Amatilah Gambar 1.17 dengan saksama. Bagaimana variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam menangkap bola? Variasi gerak dasar nonlokomotor (menekuk kaki dan menekuk tangan) dengan kombinasi manipulatif (menangkap bola melambung) dilakukan menggunakan kedua tangan. Posisi awal berdiri dengan kaki kanan di depan dan kaki kiri ditekuk, kemudian kedua tangan ditekuk. Pada saat bola mengenai telapak tangan, segera pegang bola dengan erat. Bola ditarik mendekat ke badan dengan menekuk siku untuk meredam laju bola.

3. Variasi Gerak Dasar Lokomotor dengan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Bola Basket

Bagaimana cara melakukan variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam menggiring bola? Gerakan ini dilakukan dengan variasi berjalan dan berlari dengan menggiring bola menggunakan satu tangan. Cara menggiring bola dengan memantul-mantulkan bola ke lantai. Gerakan ini bertujuan mencari peluang arah serangan, menerobos pertahanan lawan, serta mengatur tempo permainan. Amatilah variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak manipulatif dalam menggiring bola seperti Gambar 1.19.


Pada saat menggiring bola, lakukan sentuhan dengan jari-jari tangan sambil memantulkan bola. Pantulkan bola setinggi pinggang. Selain posisi tangan, kamu juga harus memperhatikan posisi badan.
Saat menggiring bola, badan sedikit dicondongkan ke depan untuk memudahkan penguasaan bola. 

4. Variasi Gerak Dasar Manipulatif dengan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor dalam Permainan Bola Basket

a. Menembak Bola ke Ring Basket dengan Melangkah dan Melompat
Dalam permainan bola basket, kamu dapat melakukan variasi (melangkah dan melompat) dengan kombinasi gerak dasar manipulatif (menembak bola ke ring basket). Bagaimana caranya? Amatilah Gambar 1.20 dengan cermat.
Caranya, melangkah diikuti melompat dengan memegang bola di atas kepala dengan kedua tangan. Ikuti gerakan mendorong bola untuk diarahkan ke ring basket (shooting). Lepaskan tangan kiri dari bola dan tangan kanan mendorong bola ke arah ring basket. Dengan cara ini, laju bola membentuk parabola. Posisi akhir, berdiri dan telapak tangan menghadap bawah.

b. Menembak Bola ke Ring Basket dengan Melangkah dan Melompat
Bagaimana variasi gerak menembak bola ke ring basket dengan kombinasi melangkah dan melompat (lokomotor)? Dalam permainan bola basket, variasi dan kombinasi gerak tersebut tampak pada gerakan
lay up shoot. Amatilah variasi dan kombinasi gerak dasar seperti gambar berikut.
Gambar 1.21 menunjukkan gerakan lay up shoot. Gerakan ini dilakukan dari sisi kiri atau kanan ring. Bola dipegang dengan dua tangan di depan dada. Langkahkan kaki pertama dengan lebar, kemudian langkah kaki kedua lebih pendek. Lanjutkan dengan melompat setinggi-tingginya untuk mendekati ring. Saat mencapai titik lompatan tertinggi, tembaklah bola dengan satu tangan. Akhiri gerakan dengan mendarat di bawah ring, kaki mengeper.

c. Melangkah dan Melompat dengan Rebound
Dalam permainan bola basket, dikenal istilah rebound. Rebound adalah gerakan menangkap bola setelah bola mengenai papan pantul atau ring. Bola pantul dihasilkan jika tembakan tidak masuk ring. Pemain akan melakukan variasi melangkah dan melompat untuk menangkap bola pantulan. 

Basket 3 on 3
Basket 3 on 3 disebut street basketball. Pada permainan basket 3 on 3, setiap tim terdiri atas empat pemain. Sebanyak tiga pemain berada di lapangan, sedangkan satu pemain sebagai cadangan. Peraturan yang berlaku dalam basket 3 on 3 mengacu peraturan FIBA 3 × 3 Official Rules. Waktu pertandingan basket 3 on 3 terbagi menjadi tiga babak. Babak pertama adalah babak penyisihan yang berlangsung selama 10 menit. Babak kedua atau babak semifinal berlangsung selama 10 menit. Babak final ditentukan saat bola mati atau saat melakukan lemparan bebas (free throw). Dalam basket 3 on 3, luas lapangan sebagai area pertandingan setengah dari lapangan bola basket. Tim yang berhasil mencetak 33 poin sebelum waktu habis sebagai pemenang.


1. Permainan bola besar meliputi permainan sepak bola, bola voli, dan bola basket dapat meningkatkan kebugaran jasmani jika dilakukan secara rutin. Pada permainan bola besar, terdapat variasi gerak dan kombinasi gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif.

2. Variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam sepak bola sebagai berikut.
a. Berjalan dan berlari dengan menendang bola.
b. Variasi berlari dan melompat dengan kombinasi menendang bola ke arah gawang (shooting).
c. Variasi berjalan dan berlari dengan kombinasi menggiring bola.
d. Variasi berlari dan melompat dengan kombinasi menyundul bola.

3. Variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam permainan sepak bola.
a. Menekuk dan menarik kaki dengan menghentikan bola.
b. Berdiri dan meliukkan badan dengan menghentikan bola menggunakan dada.
c. Membungkuk dan mengayun kaki dalam menendang bola.

4. Variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam permainan bola voli.
a. Berjalan pelan dan berjalan cepat dengan memukul bola dalam servis bawah.
b. Berjalan dan melompat dengan memukul bola dalam servis atas.

5. Variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam permainan bola voli.
a. Menekuk kaki dan mengayun lengan dengan memantulkan bola dalam passing bawah.
b. Menekuk kaki dan mengayun lengan dengan mendorong bola dalam passing atas.

6. Variasi gerak dasar manipulatif dengan kombinasi gerak dasar nonlokomotor dalam permainan bola basket.
a. Memegang dan mengoper bola atas dengan Kombinasi meluruskan lengan.
b. Memegang dan mengoper bola dengan kombinasi meluruskan lengan.
c. Memegang dan memantulkan bola dengan kombinasi meluruskan lengan.
d. Memegang dan mengoperkan bola menggunakan satu tangan di atas kepala

7. Variasi gerak dasar manipulatif dengan kombinasi gerak dasar lokomotor dalam permainan bola basket.
a. Menembak bola ke ring basket dengan melangkah dan melompat.
b. Menembak bola ke ring basket dengan melangkah dan melompat.
c. Variasi gerak lokomotor melangkah dan melompat dengan kombinasi gerak manipulatif rebound.

Materi PJOK : Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Dalam Permainan Bola Besar


Sepak bola merupakan olahraga paling populer di dunia. Olahraga ini digemari orang dari berbagai umur mulai anak-anak hingga orang dewasa. Gambar di atas menunjukkan pemain sepak bola Indonesia kelompok usia 12 tahun saat bermain dalam kejuaraan Piala Dunia Sepak Bola U-12 Tahun 2016. Sepak bola termasuk salah satu permainan bola besar, selain bola basket dan bola voli. 

A. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

Sepak bola termasuk cabang olahraga yang digemari banyak orang. Dalam sepak bola, setiap tim terdiri atas sebelas orang yang bermain di lapangan. Setiap tim akan bekerja sama mengalahkan tim lawan dengan menciptakan gol sebanyak-banyaknya. Sebelum mempraktikkan variasi dan kombinasi gerak dasar dalam permainan sepak bola, kerjakan kegiatan berikut.

1. Gerak Dasar Lokomotor dengan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif pada Permainan Sepak Bola
Contoh variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam sepak bola, yaitu berjalan dan berlari dengan menendang bola.

a. Berjalan dan Berlari dengan Menendang Bola
Amatilah variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak manipulatif pada Gambar 1.2 berikut! 
Gambar 1.2 menunjukkan variasi berjalan dan berlari dengan menendang bola. Gerakan menendang bola untuk mengoper atau mengumpan kepada teman. Gerak menendang bola dapat dilakukan menggunakan kaki bagian dalam, kaki bagian luar, atau kura-kura (punggung) kaki.

b. Berlari dan Melompat dengan Menendang Bola ke Arah Gawang
Bagaimana berlari dan melompat dengan kombinasi menendang bola ke arah gawang (shooting)? Amatilah Gambar 1.3.
Gambar 1.3 menunjukkan variasi berlari dan melompat dengan menendang bola yang melambung. Gerak dasar ini untuk menendang bola ke arah gawang. Kegiatan ini dapat dilakukan bersama teman. Mintalah temanmu menendang bola ke arahmu. Kamu berlari dan melompat menyambut bola. Pada saat bola berada di depanmu, lakukan tendangan dengan punggung kaki. Arahkan tendanganmu gawang.

c. Berjalan dan Berlari dengan Menggiring Bola
Menggiring bola adalah aktivitas mendorong bola dengan posisi bola tetap dalam jangkauan dan penguasaan sambil berjalan dan/atau berlari ke arah tertentu. Dalam permainan sepak bola, menggiring bola bertujuan melewati pemain lawan dan membawa bola sedekat mungkin ke daerah pertahanan lawan. Agar terampil menggiring bola, pemain sepak bola harus berlatih dengan disiplin, tekun, dan semangat. Menggiring bola menunjukkan variasi gerak dasar lokomotor (berjalan dan berlari) dengan kombinasi gerak dasar manipulatif (menggiring bola). 

Amatilah Gambar 1.4! Gambar tersebut menunjukkan aktivitas variasi berjalan dan berlari dengan menggiring bola melewati rintangan. Penggunaan rintangan untuk meningkatkan kelincahan dan keterampilan menggiring bola. 
d. Berlari dan Melompat dengan Menyundul Bola

Dari Gambar 1.5, kamu dapat mengetahui variasi berlari dan melompat dengan kombinasi menyundul bola. Gerakan ini diawali dengan berlari, kemudian melompat menyambut datangnya bola. Saat bola di depan atas kepala, lakukan gerakan menyundul bola. Usahakan bola menyentuh kening dan dahimu. pada kening atau dahi.

2. Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor dengan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Sepak Bola

a. Menekuk dan Menarik Kaki dengan Menghentikan Bola
Amatilah gerakan menekuk dan menarik kaki dengan menghentikan bola seperti Gambar 1.6!Kegiatan ini menunjukkan variasi gerak dasar nonlokomotor (menekuk dan menarik kaki) dengan kombinasi gerak dasar manipulatif (menghentikan bola). Pada saat bola mengenai bagian kaki, segera tarik kaki untuk meredam laju bola.
b. Berdiri dan Meliukkan Badan dengan Menghentikan Bola Menggunakan Dada
Amatilah Gambar 1.7! Gambar tersebut menunjukkan berdiri dan meliukkan badan dengan menghentikan bola menggunakan dada. Pada saat bola datang secara melambung mendekati tubuh. Selanjutnya, liukkan badan ke belakang saat bola mengenai dada. Berdiri dengan membuka kaki untuk mempertahankan keseimbangan tubuh. 
c. Membungkuk dan Mengayun Kaki dalam Menendang Bola
Bagaimana gerak dasar membungkuk dan mengayun kaki dalam
menendang bola? Bersama temanmu, carilah informasinya dari
internet atau buku referensi. Catatlah informasi yang ditemukan dan

3. Variasi Gerak Dasar Manipulatif dengan Kombinasi Gerak Dasar Nonlokomotor dalam Permainan Sepak Bola

Variasi dan kombinasi gerak dasar tersebut tampak dalam gerakan melempar bola dengan berdiri dan meliukkan badan. Dalam sepak bola, lemparan bola ke dalam (throw in) terjadi ketika bola keluar dari daerah sisi lapangan.Amatilah Gambar 1.8!

Gambar tersebut menunjukkan seseorang akan melakukan lemparan bola ke dalam pada permainan sepak bola. Awalnya, posisi berdiri dan kedua tangan memegang bola ke atas melewati kepala. Arahkan pandanganmu kepada teman satu tim yang akan menerima bola. Liukkan badan ke belakang. Kemudian, dorong badan ke depan diikuti ayunan lengan. Saat melempar, kedua kaki menapak di lapangan.  

Penjelasan yang sudah diberikan merupakan variasi dan kombinasi gerak dasar lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan sepak bola. Ada banyak variasi dan kombinasi gerak dasar yang dapat dilakukan pesepak bola. Variasi dan kombinasi gerak dasar tersebut harus dikuasai pesepak bola.

B. Variasi dan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor, Nonlokomotor, dan Manipulatif dalam Permainan Bola Voli

1. Variasi Gerak Dasar Lokomotor dengan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Bola Voli
Dalam permainan bola voli, kamu dapat melakukan variasi gerak dasar lokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif. Kamu juga dapat melakukan variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam bola voli.

a. Berjalan Pelan dan Berjalan Cepat dengan Memukul Bola dalam Servis Bawah
Awalnya, kamu bisa berjalan saat memukul servis bawah. 
Servis bawah dimulai dari bawah dengan mengayunkan lengan. Posisi badan berdiri beberapa langkah di belakang garis lapangan. Kemudian, berjalan mendekati garis. Selanjutnya, pukul bola dengan salah satu tangan. Setelah itu, berlari memasuki lapangan secepat mungkin. Servis dapat dilakukan dengan tangan kanan, diawali gerak memegang bola menggunakan tangan kiri atau sebaliknya. Jika servis menggunakan tangan kanan, posisi kaki kiri sedikit ke depan dan lutut sedikit ditekuk. Kaki kanan berada di belakang. Lambungkan bola dengan tangan kiri, ayunkan tangan kanan dengan kuat hingga bola melewati net ke area lapangan lawan. Ikuti langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan tubuh.

b. Berjalan dan Melompat dengan Memukul Bola dalam Servis Atas

Awalnya, posisi badan berdiri beberapa langkah di belakang garis lapangan. Kaki kiri sedikit ke depan dan lutut sedikit ditekuk, sedangkan kaki kanan di belakang. Untuk orang kidal, berlaku sebaliknya. Jika servis dengan tangan kanan, bola dipegang menggunakan tangan kiri atau sebaliknya. Berjalanlah dan lambungkan bola ke atas kepala. Lakukan lompatan dan ayunkan tangan kanan dengan telapak tangan memukul bola. Ikuti langkah kaki ke depan untuk menjaga keseimbangan tubuh. Agar pukulan lebih kuat, lakukan awalan dengan berjalan beberapa langkah tanpa menyentuh bidang lapangan.

2. Variasi Gerak Dasar Nonlokomotor dengan Kombinasi Gerak Dasar Manipulatif dalam Permainan Bola Voli

a. Menekuk Kaki dan Mengayun Lengan dengan Memantulkan Bola dalam Passing Bawah
Amatilah gerak menekuk kaki dan mengayun lengan dengan passing bawah seperti Gambar 1.11.

cara melakukan variasi gerak dasar nonlokomotor dan manipulatif. Posisi badan berdiri dengan kedua kaki dibuka selebar bahu. Kedua lutut ditekuk. Kemudian, ayunkan lengan untuk menyambut datangnya bola. Idealnya, bola tepat mengenai lengan di atas pergelangan tangan. Lakukan gerakan mengayun kedua lengan secara bersamaan dari bawah ke atas hingga setinggi bahu. Pantulkan bola mengarah ke teman dengan kedua lengan.

b. Menekuk Kaki dan Mengayun Lengan dengan Mendorong Bola dalam Passing Atas

Lakukan variasi gerak menekuk kaki dan mengayun lengan dengan kombinasi passing atas. Gunakan jari-jari kedua tangan untuk mendorong bola dalam passing atas. Jari-jari tangan dibuka agar siap menerima bola. Kedua kaki dibuka selebar bahu. Lutut kaki ditekuk untuk menjaga keseimbangan tubuh.

Variasi gerak dasar nonlokomotor dengan kombinasi gerak dasar manipulatif dalam passing atas dapat dilakukan sendiri. Secara mandiri, kamu dapat memantulkan bola pada tembok. Posisi kedua kaki menekuk dan lengan diayunkan untuk mendorong bola. Pandangan fokus pada gerakan bola sehingga dapat menyesuaikan passing.

Dalam permainan bola voli, penguasaan variasi dan kombinasi gerak dasar berperan penting. Oleh karena itu, setiap pemain harus menguasai variasi dan kombinasi gerak dasar permainan bola voli. Pemain juga dapat mengembangkan keterampilan bermain bola voli.

Materi PJOK BAB I (Bagian II) : Kombinasi Gerak Dasar dalam Berbagai Permainan Bola Besar


C. Kombinasi Gerak dalam Permainan Bola Basket

Aktivitas bola basket di Indonesia berada di bawah naungan organisasi Persatuan Bola Basket Seluruh Indonesia (Perbasi). Sebagai induk olahraga bola basket di Indonesia, Perbasi mengajak seluruh golongan aktif bermain bola basket. Perbasi juga mengenalkan bola basket bagi kalangan anak. Usaha ini dibuktikan saat Perbasi mengenalkan permainan bola basket mini. Langkah ini diambil Perbasi agar anak-anak gemar bermain bola basket. Permainan bola basket mini menggunakan alat dan fasilitas yang
dapat dijangkau anak.

Bola basket merupakan permainan beregu yang dimainkan lima orang dalam setiap regu. Pemenang dalam pertandingan bola basket adalah regu yang memasukkan paling banyak bola ke ring basket (keranjang) kelompok lawan.

Pada permainan bola basket, terdapat gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif. Gerak lokomotor dalam permainan bola basket meliputi kegiatan berjalan dan berlari. Gerak nonlokomotor dalam permainan bola basket, misalnya menekuk lutut sebelum mengoper bola dan menekuk siku sebelum menangkap bola. Gerak manipulatif dalam permainan bola basket, misalnya menangkap bola, memantulkan bola, dan mengoper bola. Bagaimana kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan bola.

1. Kombinasi Gerak Manipulatif dan Nonlokomotor dalam Gerakan Mengoper Bola

Kerja sama sangat penting dalam permainan beregu, termasuk permainan bola basket. Contoh kerja sama antar pemain adalah melempar/ mengoper bola (passing). Melempar/mengoper bola merupakan kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif. Gerakan mengoper bola dibedakan sebagai berikut. 

a. Gerak Menekuk Siku dan Mengoper Bola

Gerakan mengoper setinggi dada (chest pass) menggunakan kedua tangan dari depan dada. Gerakan ini diawali dengan membentuk sikap badan sedikit membungkuk dan condong ke depan. Kedua tangan memegang bola dengan kedua siku tangan ditekuk sehingga bola berada di dekat dada. Menekuk siku tangan termasuk gerak nonlokomotor. Gerak manipulatif ditunjukkan saat melakukan gerak melempar/mendorong bola. Bola didorong ke depan sampai kedua lengan lurus. Gerakan diakhiri dengan melecutkan pergelangan tangan ke arah samping luar.

b. Melempar Bola dan Gerak Meluruskan Lengan

Mengoper di atas kepala (overhead pass) merupakan gerakan mengoper yang dilakukan dari atas kepala. Kamu dapat mengetahui langkah-langkah overhead pass dengan menelusuri internet atau studi literatur. Ingat, gunakan internet secara bertanggung jawab. Kamu juga dapat menonton video tentang gerak mengoper di atas kepala. Saat menonton video, cermati kombinasi gerak yang dilakukan pemain.

c. Memantulkan Bola dan Meluruskan Lengan

Bagaimana kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif pada gerakan mengoper dengan memantulkan ke lantai? Amatilah dan peragakan gerakan seperti Gambar 1.12

d. Mengoper bola dan Meluruskan Lengan

Gerakan mengoper dengan satu tangan di atas kepala (javeline pass) dilakukan untuk mengoper kepada teman dalam jarak cukup jauh. Gerakan ini diawali dengan memegang bola satu tangan di atas kepala (Gambar 1.13. (1)). Tangan lain diangkat untuk menyeimbangkan gerakan (Gambar 1.13. (2)). Bola diayunkan dan dilempar menggunakan lengan ke arah yang diinginkan (Gambar 1.13.(3)). Dalam gerakan ini, terdapat kombinasi gerak menekuk lengan dan melempar bola.
2. Kombinasi Gerak Nonlokomotor dan Manipulatif dalam Gerakan Menangkap Bola

Menangkap bola merupakan bentuk kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif. Gerakan menangkap bola sangat penting dalam permainan bola basket. Mengapa demikian? Selanjutnya, amatilah gambar berikut.


a. Menekuk Lengan dan Menangkap Bola Lambung

Menangkap bola melambung memerlukan konsentrasi. Saat menangkap bola lambung, bola diterima menggunakan kedua tangan. Bola harus menempel sempurna di tangan dengan jari-jari memegang kuat. Siku ditekuk untuk meredam dorongan bola. Selanjutnya, bola didekatkan ke arah badan agar tidak mudah direbut lawan. Gerakan ini menunjukkan kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif.

b. Membungkukkan Badan dan Menangkap Bola Menggelinding

Amatilah gerakan menangkap bola menggelinding pada Gambar 1.15! Bungkukkan badan ke depan diikuti kedua lengan lurus ke bawah. Kedua telapak tangan diarahkan ke posisi datangnya bola dengan sedikit membuka jari.

3. Kombinasi Gerak Nonlokomotor, Lokomotor, dan Manipulatif dalam Gerakan Menggiring Bola

Menggiring bola (dribble) dilakukan dengan memantulkan bola ke lantai menggunakan jari-jari telapak tangan. Gerakan menggiring bola basket dapat kamu pelajari pada uraian berikut.
  1. Menggiring bola di tempat, dilakukan dengan cara berdiri dan kedua lutut agak rendah. Posisi badan condong ke depan. Bola dipegang serta didorong ke lantai dengan telapak tangan dan jari. Pada saat bola memantul, tangan mengikuti gerakan bola sebelum mendorong kembali bola ke lantai. Gerakan ini termasuk kombinasi gerak nonlokomotor dan manipulatif. 
  2. Menggiring bola dengan berjalan atau berlari, diawali dengan berdiri dengan kedua lutut ditekuk dan badan condong ke depan. Kaki dilangkahkan sambil memantulkan bola ke lantai. Pergelangan tangan rileks agar bola mudah dikendalikan. Menggiring bola dengan berjalan atau berlari termasuk kombinasi gerak lokomotor dan manipulatif.
Lakukan kedua gerakan tersebut secara berulang-ulang. Makin sering berlatih, makin cepat pula kamu mengendalikan bola saat berada dalam penguasaanmu. Dengan begitu, lawan tidak mudah merebut bola darimu. 

4. Mempraktikkan Kombinasi Gerak Dasar Lokomotor dan Manipulatif dalam Permainan Bola Basket

Untuk bermain bola basket, kamu perlu berlatih kombinasi gerak dasar dalam bola basket. Bagaimana cara dan bentuk latihannya? Berikut pembahasannya.

a. Melempar Bola
Bagaimana kombinasi gerak dasar menangkap dan melempar bola basket? Berikut langkah-langkahnya.
  1. Buat kelompok beranggotakan delapan orang. Setiap kelompok dibagi dua, misalnya A dan B. Anggota kelompok A berdiri berhadapan dengan kelompok B.
  2. Siswa pertama kelompok A (A1) memegang dan melempar bola kepada siswa pertama kelompok B (B1). Siswa A1 segera berlari ke belakang kelompoknya. 
  3. Sebelum menangkap bola, siswa B1 menekuk dan mengangkat kedua lengan di atas dada. Selanjutnya, kedua lengan ditekuk sesaat bola mengenai kedua telapak tangan. Arahkan bola ke dada untuk meredam dorongan bola. 
  4. Siswa B1 melempar kembali bola kepada siswa A2. Setelah melempar bola, siswa B1 berlari ke belakang kelompoknya. Begitu seterusnya. 
  5. Lakukan aktivitas ini berulang-ulang hingga semua anggota kelompok mendapatkan gilirannya.
b. Memantulkan diikuti Gerak Melempar Bola
Kombinasi gerakan menggiring bola dan melempar bola perlu dilatih secara tekun dan disiplin. Adapun langkah-langkahnya sebagai berikut. 
  1. Bentuk dua kelompok, yaitu kelompok A dan B. Kedua kelompok berdiri berhadapan sejauh 20 meter. 
  2. Siswa pertama kelompok A (A1) berlari untuk menggiring bola sejauh 15 meter menuju ke arah kelompok B. Setelah tiba di titik yang ditentukan, siswa (A1) melempar bola kepada siswa pertama kelompok B (B1).
  3. Setelah melempar bola, siswa A1 berlari ke belakang barisan kelompok B. 
  4. Siswa pertama kelompok B (B1) berlari dan menggiring bola sejauh 15 meter menuju ke arah kelompok A. Setelah tiba di titik yang ditentukan, siswa B1 melempar bola kepada siswa kedua kelompok A (A2). Kemudian, siswa B1 berlari ke belakang barisan kelompok A. 
  5. Lakukan aktivitas ini secara berulang-ulang.
Gerakan ini menunjukkan kombinasi gerak dasar dalam permainan bola basket. Agar dapat menguasai gerak dasar tersebut, kamu harus berlatih secara teratur. Latihan secara teratur juga membuat tubuhmu bugar. Ingat, sebelum latihan, lakukan pemanasan.

Rangkuman
  1. Gerak lokomotor ditandai dengan perpindahan tempat, gerak nonlokomotor tidak berpindah tempat, dan gerak manipulatif melibatkan benda di luar tubuh. 
  2. Pada permainan sepak bola, gerak lokomotor ditunjukkan dengan berlari. Gerak nonlokomotor ditunjukkan dengan meliukkan badan atau menekuk lutut. Gerak manipulatif ditunjukkan dengan menendang, menghentikan, dan menyundul bola. 
  3. Gerak dasar permainan sepak bola, yaitu menendang dan/atau mengoper, menghentikan, dan menggiring bola. Gerak dasar ini dapat dikombinasikan untuk meningkatkan keterampilan bermain sepak bola. 
  4. Setiap regu bola voli berusaha menjatuhkan bola di lapangan permainan lawan. Gerak dasar permainan bola voli, yaitu passing bawah dan passing atas.
  5. Gerak dasar dalam permainan bola basket, yaitu melempar bola, menangkap bola, dan menggiring bola. 
  6. Kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam sepak bola sebagai berikut. (a). Kombinasi gerak berlari dan menendang. (b). Kombinasi gerak menarik kaki dan menghentikan bola. (c). Kombinasi gerak berlari sambil menggiring bola. 
  7. Kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam permainan bola voli sebagai berikut. (a). Kombinasi gerak mengayunkan tangan dan memantulkan bola dalam passing bawah. (b). Kombinasi gerak menekuk tangan dan mendorong bola dalam passing atas. 
  8. Kombinasi gerak lokomotor, nonlokomotor, dan manipulatif dalam bola basket sebagai berikut. (a). Kombinasi gerak mengayunkan tangan dan mengoper bola basket. (b). Kombinasi gerak menekuk kedua tangan dan menangkap bola basket. (c). Kombinasi gerak berlari dan memantulkan bola saat menggiring bola basket.

Transformasi Literasi Keuangan Digital: Analisis Strategis Pengelolaan Finansial di Era Ekosistem Digital Indonesia

Paradigma Baru Literasi Keuangan dalam Arsitektur Ekonomi Digital Indonesia tengah berada di titik puncak transformasi digital yang mengubah...